Anak Pra Sekolah, Konsep Teoritis Dan Kajian Keluarga

Pra Sekolah
Konsep Anak Pra Sekolah, Membutuhkan Pemahaman Pada Orangtua

Anak Pra Sekolah atau Pre School Adalah Umur 3-5 Tahun, atau Setelah Toddler

Atozbi.Com, Ilmiah – Anak Pra Sekolah, Membutuhkan penanganan dalam pertumbuhan dan perkembangannya.

Konsep Keluarga

Pengertian

Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat, dibawah satu atap dalam keadaan saling ketergantungan ( Depkes RI, 1998).

Tugas keluarga

Pada bidang kesehatan Keluarga memiliki Tugas, Yakni :

  1. mengenal masalah kesehatan keluarga
  2. memutuskan tindakan kesehatan yang tepat bagi keluarga. Tugas ini merupakan upaya keluarga yang utama untuk mencari pertolongan yang tepat sesuai dengan keadaan keluarga.
  3. Merawat keluarga yang mengalami gangguan kesehatan.
  4. Memodifikasi lingkngan keluarga untuk menjamin kesehatan keluarga.
  5. Memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan disekitarnya bagi keluarga.

Definisi Anak Pra Sekolah

Anak Prasekolah Adalah anak dengan usia 3 – 5 tahun

Ciri fisik anak Pra Sekolah

Penampilan maupun gerak gerik prasekolah mudah dibedakan dengan anak yang berada dalam tahapan sebelumya :

a.    Anak prasekolah umumnya aktif, Mereka telah memiliki penguasaan dan control terhadap tubuhnya dan sangat menyukai kegiatan yang dilakukan sendiri.

b.   Setelah anak melakukan berbagai kegiatan, anak membutuhkan istirahat yang cukup, sering kali anak tidak menyadari bahwa mereka harus beristirahat cukup.

c.    Otot – otot besar pada anak prasekolah lebih berkembang dari control terhadap jari dan tangan. Olehy karma itu biasanya anak belum terampil, belum biasa melakukan kegiatan yang rumit misalnya mengikat tali sepatu.

d.    Anak masih sering mengalami kesulitan apabila harus memfokuskan pandangannya pada objek – objek yang kecil ukurannya, itulah sebabnya koordinasi tangan masih belum sempurna.

e.    Walaupun tubuh anak lentur tapi tengkorak kepala yang melindungi otak masih lunak.

f.     Walaupun anak laki – laki lebih besar, anak perempuan lebih terampil dalam tugas yabg bersifat praktis, khusubya dalam tugas motorik halus.

Ciri sosial Anak Pra Sekolah

a.    Umumnya anak oada tahap ini memiliki sati atau dua sahabat, sahabat yang dipilih biasanya yang sama jenis kelaminnya, tetapi kemudian berkembang sahabat dari jenis kelamin yang berbeda.

b.    Kelompok bermain cenderung kecil dan tida terorganisasi dengan baik, oleh karena kelompok tersebut cepat berganti – ganti.

c.    Anak lebih mudah seringkali bermain bersebelahan dengan anak yang lebih besar.

Ciri Emosional Anak Prasekolah

a.    Anak prasekolah cenderung mengekpresikan emosinya dengan bebas dan terbuka., sikap marah sering diperlihatkan oleh anak pada usia tersebut.

b.  Iri hati pada anak prasekolah sering terjadi, mereka seringkali memperebutkan perhatian guru.

Ciri Kognitif Anak Prasekolah

a.   Anak prasekolah umumnya terampil dalam berbahasa. Sebagian dari merekla senang berbicara khususnya dalam klelompoknya.

b.    Kompetensi anak perlu dikembangkan melalui interaksi minat, kesempatan, interaksi, mengagumi dan kasih sayang.

Cara yang dilakukan agar anak berkembang menjadi kompeten dengan cara sebagai berikut :

  1. Lakukan interaksi sesering mungkin dan bervariasi dengan anak.
  2. Tunjukan minat terhadap apa yang dilakukan dan dikatakan anak
  3. Berikan kesempatan kepada anak untuk meneliti dan mendapatkan kesempatan dalam banyak hal.
  4. Berikan kesempatan dan dorongan untuk melakukan kegiatan secara mandiri.
  5. Tentukan batas – batas tingkah laku yang diperoleh oleh lingkungannya.
  6. Kagumilah apa yang dilakukan anak.

Konsep Lain Konsep BBLR Atau Berat Bayi Lahir Rendah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *