Khas Tradisional Bone, Daerah Asal Panglima Yusuf, Dengan 5 Makanan Enaknya

Katirisala

Kabupaten Bone Dengan Tradisional Khas pada cita rasa makanan, Daerah Asal Panglima Besar Jenderal Andi Muhammad Yusuf.

Atozbi.com, Makanan Khas Tradisional – Bone yang merupakan Kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di Sulawesi Selatan.

Dialek bahasa Bugis yang kental. Dengan lembut akan menghias pada komunikasi orang Bugis Bone. Di daerah ini terdapat kerajaan besar di Zaman dulu. Dan peninggalan sejarahnya masih ada hingga saat ini.

Baca juga: 8 Istana Kerajaan Di Sulawesi Yang Masih Ada

Daerah dengan perbatasan Kabupaten Sinjai dan Soppeng, serta jalur terdekat menghubungan Sulsel dengan Sulawesi Tenggara (Kolaka). Menggunakan alur laut.

Di daerah ini lahir pemimpin-pemimpin bangsa bertalenta, dan terkenal serta dikenang kepemimpinannya. Misalnya: Panglima Besar (Diantara 3 Panglima Besar TNI), Jenderal Andi Muhammad Yusuf. Panglima ABRI yang juga menjabat sebagai menteri pertahanan RI dibawah pemerintahan Soeharto. Panglima yang tegas namun menghadapi prajurit dengan rasa cinta, sehingga ia disayang oleh bawahannya.

Jusuf Kalla, mantan Wakil Presiden 2 periode pada posisi presiden yang berbeda. Yakni SBY dan Joko Widodo. Tidak pernah ada sejarah seorang Wakil Presiden di 2 presiden yang berbeda. Itu hanya dimiliki oleh JK.

Bukan hanya mencetak banyak orang berpengaruh di Republik ini. Tapi kecantikan dan manisnya wanita Bone juga mampu menumbangkan ketegaran lelaki yang terpikat. Senyum tipis orang Bone sangat menawan.

Tidak hanya itu, Bone juga memiliki masakan khas tradisional daerah yang sangat nikmat dilidah. Nah mungkin bahasan kita, pada makanan tradisional kha tersebut.

Makanan Tradisional Khas Bone

Kabupaten Bone memiliki makanan khas daerah, yang sangat nyaman untuk dinikmati, usaha rumahan dan bisa menjadi salah ide bisnis kuliner, diantaranya:

Nasu Likku, Khas Tradisional Asal Bone

Nasi Likku merupakan, masakan tradisional dengan ayam kampung berdaging tebal (besar). Dibalur dengan rempah-rempah dan dikerja dengan tangan terampil. Menghasilkan masakan yang sangat nikmat dan menggoda di meja makan. Makanan ini merupakan masakan untuk para raja (tamu) yang dihidangkan, dan menemani nasi di meja makan.

Khas Tradisional Bone
Nasu Likku, masakan khas tradisional asal Bone, Foto Cookpad

Pemilihan ayam kampung dengan daging yang tebal. Proses memasak setengah matang dan dilanjutkan dengan membalur rempah-rempah. Membuat masakan ini mirip dengan opor ayam ataupun rendang. Empuknya dan resapan rempahnya yang membuat cita rasanya berbeda. Lengkuas dan sereh sangat terasa.

Jangan berani mencoba masakan ini. Sebab masakan ini menumbuhkan rindu dan cinta. Hehe. Nikmatlah!

Lawa Bale, Cita Rasa Ikan Penuh Selera

Lawa’ atau lawara dengan ikan dan cuka. Ikannya mentah dan matang oleh cuka, hanya yang berpengalaman yang bisa membuatnya. Sebab jika tidak tepat. Maka ikannya akan mentah dan beresiko bagi usus.

Tetapi lawa bale khas Bone ini, matang dan sangat menggairahkan selera makan. Dicampur dengan cabai dan jeruk nipis.

Berbeda dengan Lawa buatan Sinjai ataupun Jangan Nilahara asala Bulukumba. Lawa ikan asal bone ini, tidak memakai kelapa parut sebagai campuran. Sementara lawa asal Sinjai dan Bulukumba menggunakan bahan dasar ayam dan kelapa.

Lawa Khas Tradisional
Lawa ikan mentah, asal Bone yang menggugah selera, (Foto.Etnis.Id)

Kue Khas Asal Bone

Disamping makanan berat, terdapat beberapa masakan berupa kue khas asal daerah Arung tersebut, yakni:

Baje Canggorang, Untuk Kopi Hitammu

Baje Canggoreng biasa juga disebut tenteng. Dimana, kue khas tradisonal tersebut menggunakan bahan utama berupa kacang tanah, gula merah aren.

Kue Gula Merah, Beppa Tradisional Bone Yang Khas

Nama aslinya Beppa Golla Cella, Beppa artinya Kue, Golla artinya Gula, Cella artinya merah.

Beppa Golla Cella Asal Bone
Kue Beppa Golla Cella Asal Kabupaten Bone

Dengan menggunakan bahan berupa tepung beras. Gula merah, kue ini memiliki cita rasa yang menggoda selerah. Mirip dengan Bolu Cukke asal Barru.

Atozbi Tradisional : 5 makanan khas tradisional Barru

Kue ini di kukus dengan warnanya yang kemerahan, dan bentuk atasnya yang mekar. Ketika adonan sudah siap, maka cetakan disiapkan dengan api yang cukup. Adonan dituangkan kedalam cetakan tersebut. Tunggu sampai mengeluarkan aroma menggona dari gula merah dan beras dalam adonan tersebut.

Biasanya kue ini sangat nikmat ketika di konsumsi dalam keadaan hangat. Apalagi memakan dengan segelas kopi hitam. Hmm… lupa mantan jadinya. Ya haruslah, ngapain juga mantan dikenang.

Katrisala, Kue Atas Bawa Yang Kontras

Ada yang menyebutnya katirisalah, ada juga yang menyebutkan Katrisalah. Namun yang jelas kue ini adalah kue dengan menggunakan beras ketan hitam. Pada bagian bawah sebagai landasan dari kua tersebut.

Katirisala
Kue Katirisala, Asal Kabupatren Bone, Salah Satu Makanan Khas Tardisional Yang Enak

Bagian bawah dari kue ini berupa beras ketan dan bagian atasnya adalah adonan yang lebih lembut. Tampilannya kontras antara bagian atas dan bagian bawah.

Ini termasuk salah satu jenis kue untuk keturunan di Bone. Karena masuk dalam acara adat ketika pernikahan. Untuk mengisi Bossara (bawaan saat pernikahan).

Demikian makanan khas tradisional asalh Kabupaten Bone.

Atozbi terkoneksi: Makanan Tradisional Khas Jeneponto, Lammang Hingga Ganja

Author: admin

Tinggalkan Komentar