Pabalso, Mengenal Aspasia Pendamping Athena, Pericles

Pabalso
Pabalso Aspasia Yang Menjadi Istri Simpanan Raja Yang Menawan

Atozbi.com, Hubungan – Seorang wanita Pabalso (atau yang menjual diri), masuk kategori wanita tercantik dunia dizaman kuno. Dalam Urutan Wanita Cantik Zaman Kuno, Yang Menawan Dan Memikat Hati

Pendamping Athena, Pericles, namun tidak dinikahi karena is seorang Pabalso atau seorang yang menjajakan dirinya pada pria lain

Pabalso atau hetaera sendiri adalah sebutan untuk pelacur kelas tinggi pada zaman itu. Selain sebagai pasangan seksual, hetaera juga dapat berperan sebagai teman.

Artikel terkait : Pelacur 10.000 Pelanggan, Lelaki Beristri Cantik

Mereka umumnya lebih memliki kelas pendidikan dari pada wanita Yunani pada jaman tersebut. Dan juga, mereka juga memiliki latar belakang pendidikan filsafat, sejarah, politik, ilmu pengetahuan, seni dan sastra. Sehinggga mereka bisa menyesuaikan pembicaraan dengan para pria berkelas.

Pabalso,Aspasia Yunani

Aspasia merupakan pasangan dari negarawan Yunani kuno bernama Pericles.

Kisah mereka muncul dalam tulisan-tulisan filsuf Yunani Kuno seperti Plato, Aristophanes, Xenophon dan penulis Athena klasik lainnya.

Diperkirakan ia dilahirkan di koloni Ionia di Miletus sekitar tahun 470 SM dan pindah ke Athena. Disana ia menjadi Pabalso sejenis pekerjaan dengan menjajakan diri. Yang menerima pendidikan untuk menjaga perusahaan lelaki yang cerdas dan canggih dan mungkin menjalankan bordil.

Dia kemudian pindah dengan Pericles dan memberinya seorang putra. Dan kini ia melahirkan seorang putra. Meski ia menjadi istri simpanan Raja.

Menurut Plutarch, Pericles sangat mencintai Aspasia sehingga dia menciumnya setiap pagi dan sore sampai hari dia meninggal.

Namun, karena Aspasia adalah orang asing, hukum Athena mencegah pasangan itu menikah. Disamping itu status Hetaera yang disandangnya. Sehingga ia tidak boleh melangsungkan pernikahan dengan sang Raja.

Sumber-sumber kuno yang berhubungan mengatakan bahwa Pericles. Seringkali berkonsultasi dengan temannya tentang masalah politik dan militer.

Plato bahkan bercanda bahwa Aspasia, digambarkan sebagai orator yang terampil dan mengasyikkan berbicara dengan haknya sendiri.

Penulis pidato Pericles yang paling terkenal, sebuah orasi pemakaman yang disampaikan selama Perang Peloponnesia.

Meskipun kita mungkin tidak pernah tahu sejauh mana pengaruh Aspasia. Akan tetapi Pericles mencapai proyek pembangunan. Yang ambisius dan memimpin masa keemasan demokrasi selama hubungan mereka.

Kisah lain : Kisah Nabi Yusuf dan Zulaikha, Dari Sumur, Penjara dan Tahta Raja

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *