Panglima ABRI Era SBY, Presiden RI Dipilih Langsung Oleh Rakyat

Panglima ABRI Era Pemerintahan SBY
Panglima ABRI di Era Pemerintahan SBY

Masa Pemerintahan SBY JK, Bintang di Tubuh TNI. Mengalami Pergantian. Dalam 10 tahun pemerintahan SBY terhitung 5 kali pergantian Bintang TNI sebagai Panglima ABRI.

Atozbi.com, Urutan – Presiden terpilih Soesilo Bambang Yudoyono, bersam Jusuf Kalla, pilihan rakyat, mengalahkan Megawati Seoekarno Putri, sebagai Presiden Incumben.

Bacaan Lainnya

Lanjutan dari artikel sebelumnya Bintang TNI, Di Era Orde Baru Pemerintahan Presiden RI Soeharto

Panglima ABRI Pertama, Djoko Suyanto

Seperti sebelumnya di era pemerintahan Gusdur, mengambil Jenderal dari Angkatan Laut, kali ini SBY mengambil Jenderal dari Angkatan Udara.

Sosok Djoko Suyanto menjadi satu-satunya tentara dari TNI AU yang pernah menjabat Panglima TNI.

Jabatan itu diembannya sejak 13 Februari 2006 hingga 28 Desember 2007.

Jabatan Panglima TNI itu dipegang saat pemerintahan SBY. Sebelum menjadi Panglima TNI.

Jenderal Djoko juga pernah menjadi sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.

Amanah itu dipegang sejak 22 Oktober 2009 sampai 20 Oktober 2014.

Panglima Kedua, Djoko Santoso

Melanjutkan kepemimpinan Djoko sebelumnya, yang digantikan Djoko. Meski dengan nama akhiran berbeda.

Jenderal Djoko Santoso menjadi panglima TNI yang menjabat sejak 28 Desember 2007 hingga 28 September 2010.

Jabatan itu diterima pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Nama Djoko Santoso mulai berkibar setelah menjabat Panglima Kodam XVI/Pattimura dan Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan (Pangkoopslihkam) 2002 – 2003.

Dengan kemampuannya meredam konflik di Maluku, diteruskan dengan jabatan berikutnya sebagai Panglima Kodam Jaya Maret 2003 – Oktober 2003.

Setelah itu karier seorang Djoko Santoso terus melejit hingga menjadi Wakil Kepala Staf TNI-AD (Wakasad) tahun 2003.

Kepala Staf TNI-AD (Kasad) pada tahun 2005, dan akhirnya Panglima TNI pada tahun 2007-2010.

Panglima TNI Ketiga, Agus Suhartono

Panglima TNI kembali dipegang dari matra TNI AL setelah presiden SBY menunjuk Laksamana Agus Suhartono.

Jabatan Panglima itu diemban dengan masa jabatan 27 September 2010 hingga 4 September 2013.

Ia pernah menjabat sebagai Komandan Gugus Tempur Laut Koarmatim dan Asisten Operasi KSAL.

Sebelum diangkat menjadi KSAL, ia menjabat sebagai Irjen Departemen Pertahanan.

Laksamana Agus diajukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai calon tunggal Panglima TNI.

Pada 27 September 2010, ia lolos uji kelayakan oleh DPR dan diangkat menjadi Panglima TNI.

Panglima ABRI Keempat, Moeldoko

Jenderal Moeldoko menjabat sebagai Panglima TNI sejak 30 Agustus 2013 hingga 8 Juli 2015.

Jenderal tersebut juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat sejak 20 Mei 2013 hingga 30 Agustus 2013.

Sidang Paripurna DPR-RI pada tanggal 27 Agustus 2013 menyetujui jenderal asal Kediri tersebut. Sebagai Panglima TNI atau ABRI baru pengganti Laksamana Agus Suhartono.

Ia adalah KSAD terpendek dalam sejarah militer di Indonesia seiring pengangkatan dirinya sebagai panglima. Menjabat hanya 3 bulan.

Moeldoko merupakan alumnus Akabri tahun 1981 dengan predikat terbaik dan berhak meraih penghargaan bergengsi Bintang Adhi Makayasa.

Selama karier militernya, Moeldoko juga banyak memperoleh tanda jasa yaitu Bintang Dharma, Bintang Bhayangkara Utama, Bintang Yudha Dharma Pratama.

Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Satya Lencana Dharma Santala, Satya Lencana Kesetiaan XXIV tahun.

Satya Lencana Kesetiaan XIV tahun, Satya Lencana Kesetiaan VIII tahun, Satya Lencana Seroja, Satya Lencana Wira Dharma. Dan Satya Widya Sista.

Operasi militer yang pernah diikuti antara lain Operasi Seroja Timor-Timur tahun 1984 dan Konga Garuda XI/A tahun 1995.

Ia juga pernah mendapat penugasan di Selandia Baru (1983 dan 1987). Singapura dan Jepang (1991), Irak-Kuwait (1992), Amerika Serikat, dan Kanada.

Bintang TNI Kelima, Gatot Nurmantyo

Nah ini Jenderal TNI yang fenomenal. Banyak yang mencitainya meski banyak pula yang terkadang membullynya. Akibat aksi-aksinya yang tersorot kamera. Dalam beberapa kesempatan.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo adalah Panglima TNI yang resmi menjabat sejak 8 Juli 2015. Sebelumnya, Gatot merupakan Kepala Staf TNI Angkatan Darat yang mulai menjabat sejak tanggal 25 Juli 2014. Usai ditunjuk Presiden SBY menggantikan Jenderal TNI Budiman.

Ia sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Pangkostrad menggantikan Letjen TNI Muhammad Munir.

Pada Juni 2015, ia diajukan Presiden Jokowi sebagai calon Panglima TNI, menggantikan Jenderal Moeldoko yang tengah masuk waktu purna baktinya.

Gatot Nurmantyo merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1982 yang berpengalaman di kecabangan infanteri baret hijau Kostrad.

Gatot pernah menjadi Komandan Kodiklat TNI-AD, Pangdam V/Brawijaya dan Gubernur Akmil. Selain itu, Gatot juga adalah Ketua Umum PB FORKI periode 2014-2018.

Demikian urutan Panglima tertinggi ditubuh ABRI atau TNI dengan beberapa Satuan yang ada didalamnya.

Sumber Lain : Presiden Yang Terlupakan, Tegaknya Negara Indonesia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *